Entri Populer

Selasa, 06 September 2011

Cara Pembuatan Tapai


TEORI :


Singkong : Kandungan singkong adalah 70% karbohidrat, 20 serat dan 10% air dan kandungan mineral lainnya.
Tape singkong : tingginya kandungan vitamin A pada tape singkong dapat diketahui jika tape yang dihasilkan melalui proses fermentasi itu berwarna kuning.Jika tape berwarna putih, berarti kandungan vit A nya lebih sedikit.
Dalam proses fermentasi tapai, digunakan beberapa jenis mikroorganisme seperti Saccharomyces cerevisiae, Rhizopus oryzae, Endomycopsis burtonii, Mucor sp., Candida utilis, Saccharomycopsis fibuligera, Pediococcus sp., dan lain-lainTapai hasil fermentasi dari S. cerevisiae umumnya berbentuk semi-cair, berasa manis keasaman, mengandung alkohol, dan memiliki tekstur lengket.
Fermentasi diartikan untuk semua kegiatan pada berbagai aksi mikrobial yang tertentu dan jelas. Pada proses fermentasi karbohidrat terlebih dahulu dipecah menjadi glukosa, kemudian glukosa tersebut dipecah lagi menjadi alkohol, asam asetat dan senyawa organik lainnya. Dengan semakin tingginya jumlah jumlah asam ph maka semakin besar ragi .







Alat  dan Bahan :
 
1.     Pisau Pengupas
2.      Panci / langseng untuk mengukus (seperangkat alat pengukus)
3.      Daun pisang / wadah tertutup
4.     Umbi singkong (ketela pohon)
5.     Ragi tape.


CARA KERJA  :
 
1.     Potong umbi singkong sesuai keprluan, kupas kulitnya dan cuci sampai besih.
2.     Kukus umbi singkong sampai matang.
3.     Angkat dan biarkan sampai dingin. Taburkan ragi tape secara merata pada singkong.
4.     Bungkus dengan daun singkong atau wadah yang bersih dan tutup rapat.
5.     Biarkan selama 2 sampai 3 hari. Tape sudah mateng.
6.     Bila tape akan dijadikan oleh-oleh, biasanya setelah ditaburi ragi dibiarkan terbuka. Jika ada pembeli yang mau ke luar kota, baru tape dibungkus rapat, dan sampai ditempat tujuan tape tersebut matang.

PERTANYAAN :

1.    Bagaimna perbedaan rasa singkong rebus dengan tape singkong ?
Jawab : Singkong rebus? Beda lagi. Terasa agak manis, lebih gurih dan teksturnya empuk. Tape (peuyeum)? Pasti rasanya manis agak asam atau sangat manis, beraroma dan teksturnya lunak.

2.    Apa yang menyebabkan terjadi perbedaan rasa ?
Jawab :  karena melalui proses fermentasi, di mana terjadi suatu perombakan bahan-bahan yang tidak sederhana. Zat pati yang ada dalam singkong diubah menjadi bentuk yang sederhana yaitu gula, dengan bantuan suatu mikroorganisme yang disebut ragi atau khamir, sehingga warna dan rasanya berbeda dari pada singkong rebus.

3.    Mengapa dalam membuat tape, alat dan bahan harus benar-benar bersih ?
Jawab : karena kalau alat-alat yang berminyak jika digunakan untuk mengolah pembuatan tape bisa menyebabkan kegagalan fermentasi. Air juga harus bersih. Menggunakan air hujan juga bisa menyebabkan gagal fermentasi.

4.     Mengapa setelah ditaburi ragi, singkong harus dibungkus atau di tutup rapat ?
Jawab :  agar singkong terasa manis dan hasil fermentasinya baik.

SAHABAT

      sahabat …..
          engkau bak matahari terbit
          yang membuat kami tersenyum
           engkau bak matahari terbenam        
           yang membuat kami  bersedih
sahabat….
sekelam apapun beban hidupmu   
seberat apapun masalahmu
aq tetap akan selalu membantu mu
                   semakin lama kita jauh
                    namun hati ini semakin dekat
                     dan aku berharap….
                     kau takkan lupakan aku
bagiku ..
kau laksana penyejuk hatiku
kau yang selalu membuat hatiku tersenyum
kau yang selalu membuat hatiku bahagia
              ku bertanya dalam hati…..
kemana lagi aku harus mencarimu                              
ku sudah mencarimu hingga keliling dunia
tapy tetap saja aku tak bisa menemukanmu
bila teringat senyummu
aku merasa kangen padamu
bila teringat kau
ku selalu merasa ingin berjumpa dengan mu

Cabang-Cabang Biologi

Cabang-Cabang Biologi

1. Bontani       : cabang biologi yang mempelajari tentang tumbuhan
2. Embriologi   :cabang biologi yan mempelajari tentang perkembangan embrio
3. Organologi : cabang biologi yang mempelajari tentang organ
4. Dertamologi : cabang biologi yang mempelajari tentang kulit
5. Entomologi : cabang biologi yang mempelajari tentang serangga
6. Klimatologi : cabang biologi yang mempelajari tentang iklim
7. Patologi :  cabang biologi yang mempelajari tentang penyakit
8. Mikologi : cabang biologi yang mempelajari tentang jamur
9. Sitologi : cabang biologi yang mempelajari tentang sel
10. Parasitologi :cabang biologi yang mempelajari tentang parasit penyebab penyakit
11. Malakalogi : cabang biologi yang mempelajari tentang molusca
12. Farmakologi : cabang biologi yang mempelajari tentang obat-obatan
13. Fisiologi : cabang biologi yang mempelajari tentang fungsi tubuh
14. Neurologi : cabang biologi yang mempelajari tentang struktur saraf
15. Imunologi : cabang biologi yang mempelajari tentang sistem kekebalan tubuh
16. Enzimologi : cabang biologi yang mempelajari tentang enzim
17. Hematologi : cabang biologi yang mempelajari tentang darah
18. Bakteriologi : cabang biologi yang mempelajari tentang bakteri
19. Histologi : cabang biologi yang mempelajari tentang jaringan
20. Ikhtiologi : cabang biologi yang mempelajari tentang ikan
21. Morfologi : cabang biologi yang mempelajari tentang bentuk/ciri luar organisme
22. Mikologi  : cabang biologi yang mempelajari tentang jamur
23. Nematologi :cabang biologi yang mempelajari tentang cacing
24. Fikologi : cabang biologi yang mempelajari tentang alga
25. Dendrologi : cabang biologi yang mempelajari tentang pohon
26. Pteridologi : cabang biologi yang mempelajari tentang paku
27. Limnologi : cabang biologi yang mempelajari tentang rawa
28. Kardiologi : cabang biologi yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah
29. Oncologi : cabang biologi yang mempelajari tentang tumor
30. Osteologi : cabang biologi yang mempelajari tentang penyakit tulang
31. Rhialogi : cabang biologi yang mempelajari tentang hidung
32. Teratologi : cabang biologi yang mempelajari tentang kemungkinan bayi cacat dalam kandungan
33. Evolusi : cabang biologi yang mempelajari tentang perkembangan MH secara perlahan sehingga munculnya organisme baru
34. Genetika : cabang biologi yang mempelajari tentang pewarisan sifat kepada keturunan
35.Zoologi : cabang biologi yang mempelajari tentang hewan
36. Mikrobiologi : cabang biologi yang mempelajari tentang jasad renik
37. Virologi : cabang biologi yang mempelajari tentang virus
38. Ornitologi : cabang biologi yang mempelajari tentang burung
39. Harpetologi : cabang biologi yang mempelajari tentang reptilia dan amphibi
40. Palaentologi : cabang biologi yang mempelajari tentang fosil dan kehidupan organisme di masa lampau .
 
 
Maaf bila ada cabang biologi yang salah, ataupun penulisan nama+artinya yang salah . Saya minta maaf sebesar-besarnya :)